Minggu, 06 Mei 2012

Makalah "INTELEGENSI"



Penulis: Kel 1
Muahammad Ady Yusuf
Mahmud Khuzaini
Maslikhatur Rohmah
Semester II


A. Latar belakang
PENDAHULUAN

Dalam kehidupan  sehari-hari  kita bertemu  dengan  banyak  sekali orang-orang. Dari sekian banyak orang yang kita temui ada begitu banyak perbedaan antara mereka. Sebagian orang ada yang begitu mudah beradaptasi  dengan lingkungan  sekitarnya  dan sebagian  lagi tidak atau kurang begitu mampu dan selalu menyalahkan keadaan. Perbedaan itulah yang kita sebut dengan kecerdasan intelegensi.
Intelegensi merupakan suatu konsep mengenai kemampuan umum individu dalam menyesuaikan  diri dengan lingkungannya.  Dalam kemampuan  yang  umum  ini,  terdapat  kemampuan-kemampuan   yang amat  spesifik.  Kemampuan-kemampuan  yang  spesifik  ini  memberikan pada  individu  suatu  kondisi  yang  memungkinkan  tercapainya pengetahuan,  kecakapan,  atau  keterampilan  tertentu  setelah  melalui suatu latihan. Inilah yang disebut Bakat atau Aptitude. Karena suatu tes inteligensi tidak dirancang untuk menyingkap kemampuan-kemampuan khusus ini, maka bakat tidak dapat segera diketahui lewat tes intelegensi.


B.  Rumusan masalah



1.  Apa yang dimaksud dengan Intelegensi?

2.  Apa saja komponen kecerdasan intelegensi?

3.  Apa saja factor pendorong peningkatan kecerdasan intelegensi?

4.  Bagaiman cara meningkatkan kecerdasan intelegensi?



C. Tujuan pembahasan

1.  Mengetahui definisi intelegensi.

2.  Mengetahui kompnen-komponen kecerdasan intelegensi.

3.  Mengetahui ٛfaktor pendorong kecerdasan intelegensi.

4.  Mengetahui cara untuk meningkatkan kecerdasan intelegensi

D. Batasan masalah

Dalam  makalah  ini akan  dibahas  hal-hal  yang  berkaitan  dengan kecerdasan  intelegensi  seperti  definisi intlegensi,  komponen  kecerdasan intelgensi, ٛfaktor berkembangya kecerdasan intelegensi, dan cara meningkatkan kecerdasan intelegensi.

A. Pengertian Intelegensi
PEMBAHASAN


Sebagian orang beranggapan bahwa intelegensi merupakan kemampuan  atau  kecerdasan  otak  seseorang.  Orang  yang  ketika  di bangku sekolah maupun kuliah mendapat nialai akademik tinggi dianggap unggul dalam hal intelegensi. Namun pada hakikatnya, intelegensi tidak terbatas   pada   kecerdasan   otak   saja   melainkan   juga   kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan.

Menurut  David Wechsler , intelegensi  adalah  kemampuan  untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. secara garis besar dapat disimpulkan bahwa intelegensi  adalah  suatu  kemampuan  mental  yang  melibatkan  proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, intelegensi tidak dapat diamati secara  langsung,  melainkan  harus  disimpulkan  dari  berbagai  tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu.

Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa sesungguhnya yang dimaksud dengan intelegensi adalah kemampuan berpikir secara rasional. jadi, bukan tingginya nilai akademik yang menentukan keputusan bahwa seseorang  itu tinggi secara intelegensi  melainkan  kecakapan  seseorang dalam  melakukan  berbagai  hal  serta  kemampuannya  berpikir  secara rasional itulah yang sebetulnya menentukan.

B.  Faktor-faktor yang mempengaruhi intelegensi

Ada beberapa factor yang mempengaruhi kualitas intelegensi seseorang.diantaranya:

1. Faktor bawaan atau keturunan
Penelitian  membuktikan  bahwa  korelasi  nilai  tes  IQ  dari  satu keluarga sekitar 0,50. Sedangkan di antara 2 anak kembar, korelasi nilai tes IQnya sangat tinggi, sekitar 0,90. Bukti lainnya adalah pada anak yang diadopsi. IQ mereka berkorelasi sekitar 0,40 – 0,50 dengan ayah dan ibu yang sebenarnya, dan hanya 0,10 – 0,20 dengan ayah dan ibu angkatnya. Selanjutnya bukti pada anak kembar yang dibesarkan secara terpisah, IQ mereka tetap berkorelasi sangat tinggi, walaupun mungkin mereka tidak pernah saling kenal.

2. Faktor lingkungan


Walaupun  ada  ciri-ciri  yang  pada  dasarnya  sudah  dibawa  sejak lahir,  ternyata  lingkungan  sanggup  menimbulkan  perubahan-perubahan yang berarti. Intelegensi tentunya tidak bisa terlepas dari otak. Perkembangan otak sangat dipengaruhi oleh gizi yang dikonsumsi. Selain gizi,   rangsangan-rangsangan   yang   bersifat   kognitif   emosional   dari lingkungan juga memegang peranan yang amat penting.

C. Kecerdasan-kecerdasan yang termasuk intelegensi


Dr. Howard Gardner mengusulkan dalam bukunya, Frames of Mind: The Theory of Multiple Intellegences (1983), bahwa kecerdasan memiliki tujuh komponen. Diantaranya:

1.  Kecerdaasan linguistic-verbal

a.  Pengertian kecerdasan linguistic-verbal


Kecerdasan ini mengacu pada kemampuan untuk menyusun pikiran yang jelas dan mampu menggunakan  kemampuan  ini secara kompeten melalui   kata-kata   untuk   mengungkapkan   pikiran-pikiran   ini   dalam berbicara, membaca, dan menulis. Mereka membawakan dirinya dengan
baik secara  verbal  dan kelihatannya  selalu  mengetahui  hal yang tepat untuk dikatakan.

Kecerdasan ini sangat dihargai dalam dunia modern karena orang- orang cenderung untuk menilai orang lain dari cara bicara dan menulis. Kemampuan berbicara sering merupakan salah satu aspek paling penting yang digunakan ketika seorang sedang membentuk kesan pertama.

b.  Pentingnya mengembangkan kecerdasan linguistik-verbal antara lain:

1.  Meningkatkan kemampuan membaca.

2.  Meningkatkan keterampilan menulis

3.  Membangun pembawaan diri dan keterampilan linguistic umum.

4.  Meningkatkan keterampilan mendengarkan


c.  Kegiatan untuk meningkatkan kecerdasan verbal


1.  Memberi kesempatan bercakap-cakap

2.  Meningkatkan minat baca

3.  Memperdengarkan musik

4.  Bermain permainan kata


2.  Kecerdasan matematis-logis


a.  Pengertian kecerdasan matematis


Kecerdasan matematis-logis  adalah kemampuan untuk menangani bilangan dan perhitungan, pola dan pemikiran logis dan ilmiah. Hubungan antara matematika dan logika adalah bahwa keduanya secara ketat mengikuti hukum dasar.
Seseorang  yang cerdas  secara matematis  sering  tertarik  dengan bilangan dan pola. Slain itu, orang yang terampil dalam matematika  cepat memahami konsep waktu, menjelaskan konsep-konsep secara logis atau menyimpulkan iformasi menggunakan matematika.

b.  Pentingnya kecerdasan berpikir


1.  Meningkatkan logika dan keterampilan berpikir

2.  Mengembangkan keteampilan memecahkan masalah

3.  Memperbaiki   kemampuan    untuk   mengklasifikasikan    dan mengelompokkan
4.  Meningkatakn daya ingat


c.  Kegiatan untuk meningkatkan kecerdasan matematis
1.  Mencari pola

2.  Melakukan    percobaan   dan   mengembangkan    pengertian mengenai sains
3.  Menggunakan computer

4.  Bermain logika dan permainan strategi

3.  Kecerdasan visual-spesial
a.  Pengertian kecerdasan visual-spesial


Kecerdasan  visual-spesial  adalah  kecerdasan  yang  dimiliki  oleh arsitek,  insinyur  mesin,  seniman,  fotografer,  pilot,  navigator,  pemahat, dan penemu. Orang yang memiliki kecerdasan ini berkemampuan melihat dengan  tepat  gambaran  visual  di  sekitar  mereka  dan  memperhatikan rincian kecil yang kebanyakan orang lain mungkin tidak memperhatikan.

Selain itu, orang-orang ini dapat menciptakan kembali semua aspek dari gambaran di sekitar mereka dalam mata pikir mereka. Apabila mereka menutup mata mereka, mereka dapat membayangkan dengan jelas pemandangan  di sekitar  mereka.  Kecerdasan  visual-spesial  tidak  hanya meliputi kemampuan untuk memahami informasi visual tetapi juga kemampuan intuk memproses informasi tersebut.

Akhirnya, seseorang yang cerdas dalam hal ini akan dapat menghasilkan informasi visual ini dengan menciptakan dan memodifikasi gambaran atau objek fisik yang ada.

b.  Pentingnya kecerdasan visual-spesial


1.  Meningkatkan kreatifitas

2.  Meningkatkan daya ingat

3.  Mengembangkan   pemikiran  tingkat  tinggi  dan  keterampilan memecahkan masalah
4.  Mencapai puncak kinerja

5.  Membantu mengungkapkan perasaan dan emosi c.  Aktivitas untuk meningkatkan kecerdasan visual
1.  Belajar mengamati dan menaruh perhatian pada detail

2.  Mengembangkan mata dalam

3.  Mengeja secara visual

4.  Membangun, membuat patung dan keterampilan tangan lainnya


4.  Kecerdasan ritmik-musikal

a.  Pengertian kecerdasan ritmik-musikal


Kecerdasan ritmik-musikal adalah kemampuan untuk menyimpan nada dalam benak seseorang, untuk mengingat irama itu dan secara emosional terpengaruh oleh musik.

b.  Pentingnya kecerdasan ritmik-musikal


1.  Meningkatkan kreatifitas dan imajinasi

2.  Meningkatkan kecerdasan

3.  Meningkatkan daya ingat

4.  Membantu mengajarkan kecerdasan lainnya

5.  Memiliki dampak terapi pada kehidupan


c.  Aktifitas untuk meningkatkan kecerdasan musical


1.  Memperdengarkan pilihan musik yang beragam

2.  Mendorong aktifitas dengan irama dan gerakan

3.  Memberi kesempatan untuk memainkan instrument musik

4.  Memberi kesempatan vokalisasi


5.  Kecerdasan kinestetik

a.  Pengertian kecerdasan kinestetik


Kecerdadasan kinestetik adalah kecerdasan yang memungkinkan manusia untuk membangun  hubungan yang penting antara pikiran dan tubuh. Dengan demikian memungkinkan tubuh untuk memanipulasi obyek dan menciptakan gerakan.

Bagian dari perkembangan fisik kita mungkin karena pengaruh gen, sementara banyak juga yang berasal hasil pembinaan perkembangan fisik selama  tahun-tahun  masa  kecil.  Orang  tua  yang  memberikan  kepada anak-anak  mereka  pembinaan  yang  cukup  dalam  perkembangan  fisik dapat dikatakan telah meletakkan dasar yang kuat bagi kecerdasan tubuh yang baik. Anak-anak yang demikian akan tumbuh dengan kamampuan melakukan aktifitas fisik sesuai potensi terbaik mereka dan mereka akan menjadi lebih yakin akan kemampuan fisik mereka.
Kecerdasan fisik adalah kemampuan menggunakan dengan baik pikiran dan tubuh secara serempak untuk mencapai segala segala tujuan yang diinginkan.  Ini serupa  dengan keterampilan  yang pada umumnya dirujuk  sebagai  keterampilan  psikomotor,  yang  menggabungkan interprestasi mental dengan tanggapan fisik.

b.  Pentingnya kecerdasan kinestetik


1.  Meningkatkan kemampuan psikomotor

2.  Meningkakan keterampilan social

3.  Membangun rasa percaya diri dan harga diri

4.  Meletakkan fondasi bagi gaya hidup

5.  Meningkatakn kesehatan


c.  Kegiatan yang meningkatkan kecerdasan kinestetik


1.  Menyediakan kesempatan untuk aktifitas fisik di dalam rumah.

2.  Menyediakan kesempatan untuk aktifitas fisik di luar

3.  Mengikuti kursus

4.  Mengembangakan keberanian di air


6.  Kecerdasan interpersonal

a.  Pengertian kecerdasan interpersonal


Kecerdaasn  interpersonal  adalah kemampuan  untuk berhubungan dengan orang-orang  di sekitar  kita. Kecerdasan  ini adalah kemampuan untuk  memahami  dan memperkirakan  perasaan,  temperamen,  suasana hti, maksud dan keinginan orang lain dan menanggapinya secara layak. Kecerdasan inilah yang memungkinkan kita untuk membangun kedekatan, pengaruh, pimpinan dan membangun hubungan dengan masyarakat. Kecerdasan  interpersonal  bukan sesuatu  yang dilahirkan  tetapi sesuatu yang  harus  dikembangkan  melalui  pembinaan  dan  pengajaran  sama seperti kecerdasan lainnya.

b.  Pentingnya kecerdasan interpersonal

1.  Untuk  menjadi  orang  dewasa  yang  sadar  secara  social  dan mudah menyesuaikan diri.
2.  Menjadi berhasil dalam pekerjaan

3.  Demi kesejahteraan emosional dan fisik.


c.  Aktifitas yang meningkatkankecerdasan interpersonal


1.  Memahami perasaan orang lain.

2.  Berteman

3.  Bekerja dengan teman-teman

4.  Belajar mempercayai

5.  Mengungkapkan kasih sayang

6.  Belajar menyelesaikan konflik


7.  Kecerdasan intrapersonal

a.  Pengertian kecerdasan intrapersonal


Kecerdasan intrapersonal adalah kecerdasan mengenai diri sendiri. Kecerdasan ini adalah kemampuan untuk memahami diri sendiri dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. Orang-orang yang berkecerdasan intrapersonal tinggi cenderung menjadi pemikir yang tercermin pada apa yang mereka lakukan dan terus-menerus  membuat penilaian diri. Mereka selalu bersentuhan dengan pemikiran, gagasan, dan impian  mereka  dan  mereka  jega  memiliki  kemampuan  untuk mengarahkan emosi mereka sendiri sedemikian rupa untuk memperkaya dan membimbing kehidupan mereka sendiri.

b.  Pentingnya kecerdasan intrapersonal


1.  Mengembangkan  pemahaman  yang  kuat  mengenai  diri  yang membimbingnya kepada kestabilan emosional
2.  Mengendalikan dan mengarahkan emosi

3.  Mengatur dan memotivasi diri

4.  Bertanggung jawab atas kehidupan diri sendiri

5.  Mengembangkan  harga dri yang tinggi yang merupakan dasar bagi keberhasilan

c.  Kegiatan yang meningkatkan kecerdasan intrapersonal


1.  Ajarkan mengenai keunikan dirinya

2.  Menjalin hubungan dan merenung

3.  Membangun harga diri

4.  Memahami dan mengarahkan emosi

5.  Menetapkan dan mencapai tujuan


PENUTUP KESIMPULAN
Intelegensi merupakan suatu konsep mengenai kemampuan umum individu  dalam  menyesuaikan  diri  dengan  lingkungannya  yaitu kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. Inteligensi tidak dapat diamati secara  langsung,  melainkan  harus  disimpulkan  dari  berbagai  tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional.

Intelegensi juga mempunyai faktor yang mempengaruhi perkembangannya yaitu faktor bawaan dan faktor lingkungan. Selain itu, ada   juga   kegiatan-kegiatan   khusus   yang   dapat   mengembangkan intelagensi.  Sedangkan  macam-macam  kecerdasan  yang  termasuk  ke dalam kecerdasan intelegensi adalah:

1.  Kecerdaasan linguistic-verbal

2.  Kecerdasan matematis-logis

3.  Kecerdasan visual-spesial

4.  Kecerdasan ritmik-musikal

5.  Kecerdaasn kinestetik

6.  Kecerdasan interpersonal

7.  Kecerdasan intrapersonal

DAFTAR PUSTAKA
Admin. Intelegensi dan IQ. 20 Maret, 2010
Lwin,   May   dkk.   How  to  Multiply  Your  Child’s  Intelegence Cara

Mengembangkan  Berbagai Komponen Kecerdasan. PT.  Indeks.
2004

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar